Saturday, December 29, 2012

KERUNTUHAN KERAJAAN ROMAWI TERNYATA KARENA SEKS


Semua pasti tahu kejayaan Romawi Kuno, sebuah peradaban paling modern di masanya. Peradaban Romawi seringkali dikelompokan sebagai "klasik antik" bersama dengan Yunani kuno, sebuah peradaban yang menginspirasikan banyak budaya Romawi Kuno.
Romawi Kuno menyumbangkan banyak kepada pengembangan hukum, perang, seni, literatur, arsitektur, dan bahasa dalam dunia Barat, dan sejarahnya terus memiliki pengaruh besar dalam dunia sekarang ini.
Namun tidak banyak orang yang tahu bahwasanya sebelum Romawi berbentuk republik, Romawi adalah sebuah kerajaan besar hingga akhirnya terjadilah sebuah peristiwa pemerkosaan yang dilakukan oleh putra mahkotanya.
Pemerkosaan Lucretia adalah suatu peristiwa penitng yang menjadi pemicu pemberontakan di kerajaan Romawi. Pemberontakan tersebut berhasil menggulingkan kekuasaan raja dan mengubah Romawi menjadi Republik. Beberapa sejarawan berpendapat peristiwa ini terjadi pada 508 SM namun tahun pastinya masih diperdebatkan.

Lucius Tarquinus Superbus, raja terakhri Roma  terlibat dalam pengepungan Ardera dan mengirim putranya, Sextus Tarquinus dalam suatu tugas militer ke Collatia. Sextus diterima dengan ramah oleh gubernur Collatia, Lucius Tarquinius Collatinus dan istrinya, Lucretia. Pada malam harinya, Sextus secara diam-diam mendatangi tempat tidur Lucretia dan memaksanya untuk berhubungan seks. Sextus mengancam bahwa jika Lucretia menolaknya maka Sextus akan membunuh Lucretia serta salah satu budaknya dan menempatkan tubuh mereka bersama. Lucretia yang tak punya banyak pilihan akhirnya menuruti kemauan Sextus.
Keesokan harinya Lucretia pergi menghadap ayahnya dan beberapa orang lainnya termasuk hakim Roma. Lucretia menceritakan peristiwa pemerkosaannya dan meminta pembalasan atas perbuatan tersebut. Sementara para hakim berdebat, Lucretia mengambil sebilah pisau dan menusuk dirinya sendiri. Lucretia kemudian mati di pangkuan ayahnya. Ada beberapa versi lain mengenai kematian Lucretia. Dalam suatu versi, Lucretia bunuh diri di depan Lucius Junius Brutus, kerabatnya. Brutus yang marah kemudian bersumpah untuk menggulingkan raja.
Brutus kemudian mengumpulkan pasukan dan mengajak orang-orang untuk menentang Raja dan keluarga kerajaan. Pada akhirnya, pasukan revolusi berhasil mengepung Roma dan menggulingkan kekuasaan raja. Rakyat Roma kemudian membentuk sistem pemerintahan baru dimana terdapat pembagian kekuasaan dan terbentuklah Republik Romawi yang dipimpin oleh dua orang konsul.
Di bawah ini beberapa lukisan Lucretia  yang di dapatkan dari beberapa penemuan-penemuan di situs purbakala Romawi Kuno :














Berdasarkan hasil dari penelusuran bertahun-tahun puing dan relief peninggalan kerajaan romawi kuno, para ilmuwan dan sejarawan berspekulasi kurang lebih Lucretia akan tampak seperti foto di bawah ini :




1 comment: